PEDOMAN DAN TEMA PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2016

Hari Pendidikan Nasional 2016
PAUD-AnakBermainBelajar---Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) tahun 2016 dilaksanakan dengan beberapa kegiatan. Berdasarkan Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 dari Kementerian Pendidikan Nasional. Maka ada beberapa hal penting yang dilakukan untuk Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 ini, seperti beikut ini :

Dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2016, dengan hormat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016  diperingati selama satu bulan penuh pada bulan Mei sebagai bulan Pendidikan dengan konsep gerakan bersama yang melibatkan semua unsur masyarakat dengan tema pokok “Nyalakan Pelita, Terangkan Cita-cita”.
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/
2. Rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 diawali dengan pelaksanaan upacara bendera secara serentak pada hari Senin, 2 Mei 2016 pukul 08.00 waktu setempat di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Agama, Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, pemerintah daerah, seluruh unit pelaksana teknis Kementrian Pendidikan dan kebudayaan, dan seluruh institusi penyelenggara pendidikan di Indonesia yang akan diatur lebih lanjut dalam pedoman pelaksanaan upacara bendera.

3. Peringatan Hari Pendidikan Nasional disemarakan dengan kegiatan-kegiatan yang dirancang dalam tema yang berbeda di setiap minggunya selama bulan Mei. Adapun tema-tema setiap minggunya adalah sebagai berikut:

Minggu ke-1  
Sub Tema                : “Kembali ke Sekolah
Contoh Kegiatan    :   1. Profesi Kembali ke Sekolah
                                     2.  Muliakan Guru
                                     3.  Bantu Sekolah

Minggu ke-2
Sub Tema                : “Ekspresi Merdeka”
Contoh Kegiatan    :   1. Tunjukan Ekspresi Merdekamu
                                     2.  Buah Pendidikan dan Kebudayaan
                                     3.  Pahlawan Pendidikan dan Kebudayaan

Minggu ke-3
Sub Tema                : “Anak adalah Bintang
Contoh Kegiatan    :   1. Karya Anak
                                     2.  Suara Anak
                                     3.  Petualangan Anak

Minggu ke-4  
Sub Tema                : “Semua murid, Semua Guru
Contoh Kegiatan    :   1. Semua Murid, Semua Guru
                                     2.  Gotong Royong untuk Pendidikan dan Kebudayaan.
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/
4. Puncak rangkaian  peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 dilaksanakan pada hari Minggu, 29 Mei 2016 di Jakarta dengan melibatkan para komunitas pegiat pendidikan dan masyarakat.

5. Untuk lebih memupuk rasa patriotisme, selain mengadakan upacara bendera, panitia nasional peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 akan melakuka ziarah ke makam Ki Hadjar Dewantara di Yogyakarta. Berkenaan dengan itu dihimbau kiranya Gubernur dan Bupati/Walikota juga berkenan melakukan ziarah ke taman makam pahlawan di wilayah masing-masing.

6. Agar lebih memaknai Peringatan Hari Pendidikan Nasional, dihimbau kepada masing-masing institusi untuk melaksanakan kegiatan yang mendukung peningkatan mutu pendidikan sesuai dengan semangat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 ini dan untuk menyemarakannya diharapkan masing-masing institusi memasang sepanduk dengan tema tersebut di atas.  
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/
Demikian Tentang
Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016, dari Kementerian Pendidikan Nasional. Agar setiap lembaga pendidikan khususnya lembaga PAUD dapat melaksanakan sesuai dengan lembaganya. terimakasih.

INILAH PRINSIP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI INDONESIA !!

Prinsip Penting PAUD, Prinsip PAUD, Anak PAUD, Sentra PAUD, Perkembangan PAUD
PAUD-AnakBermainBelajar---Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah suatu usaha sadar serta terencana yang dilakukan kepada anak dalam usia 0-6 tahun dengan pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu setiap tumbuh kembangnya baik jasmani maupun rohani, yang meliputi aspek Afektif, Kognitif dan psikomotorik, untuk mempersiapkan kesiapan mereka untuk menuju kejenjang kedewasaan dan menempuh pendidikan lebih lanjut.

Dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pada Pasal 1 butir 14 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diartikan sebagai :

"Suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut".

Mengingat pendidikan yang diberikan pada usia dini, pendidikan tersebut meletakkan suatu dasar pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.

Tujuan suatu pendidikan merupakan suatu upaya atau perencanaan yang dilakukan yang menjadikan suatu arahan serta pedoman dalam pelaksanaan pendidikan untuk menghasilakn generasi muda yang berkualitas. Sehingga pada pendidikan anak usia dini pun memuat tujuan-tujuan yang berupa :

Tujuan utama yaitu tujuan pendidikan untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan di masa dewasa.

Tujuan pendidikan untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah.

Dalam pelaksanaan pendidikan anak usia dini di Indonesia, sesuai dengan amanat Undang-undang khususnya
Dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, tentu saja perlu diperhatikannya prinsip-prinsip penting dari pendidikan anak pada usia dini agar tujuan serta rencana yang telah ditetapkan dapat berjalan dengan lancar. 

Adapun Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini adalah sebagai berikut:
  1. Berorientasi pada kebutuhan anak
  2. Kegiatan Pengembangan dilakukan melalui bermain
  3. Merangsang munculnya kreativitas dan pemikiran yang inovatif
  4. Menyediakan lingkungan yang mendukung proses pengembangan
  5. Mengembangkan kecakapan hidup anak
  6. Menggunakan berbagai sumber dan media pengembangan yang ada di lingkungan sekitar anak
  7. Dilaksanakan secara bertahap dengan mengacu pada prinsip perkembangan anak
  8. Rangsangan pendidikan mencakup semua aspek perkembangan.
Demikianlah tentang prinsip pendidikan anak Usia dini di Indonesia, sesuai dengan amanat undang-udang. Semoga bermanfaat. terimakasih  

PENGERTIAN KELOMPOK BERMAIN (KB) DALAM PAUD

TPA KB
Sekarang kita mendengar istilah Kober atau KB yang merupakan salah satu layanan dalam satuan atau program PAUD. Dalam Permendikbud  RI Nomor 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan anak Usia dini di jelaskan bahwa satuan atau program PAUD adalah layanan PAUD yang dilaksanakan pada suatu lembaga pendidikan dalam bentuk Taman Kanak-kanak (TK)/Raudatul Athfal (RA)/Bustanul Athfal (BA), Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), dan Satuan PAUD Sejenis (SPS).

Berdasarkan Permendikbud nomor 137 ini Kelompok Bermain (KB) jelas merupakan layanan dan program PAUD yang sangat penting. Kelompok Bermain (KB) adalah wadah pembinaan sebagai usaha kesejahteraan anak dengan mengutamakan kegiatan bermain dan menyelenggarakan pendidikan prasekolah bagi anak yang berusia sekurang-kurangnya 3 tahun sampai dengan memasuki pendidikan dasar (Direktorat PAUD, 2006). Selain itu, Kelompok Bermain adalah salah satu bentuk pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan nonformal (PAUD Nonformal) yang menyelenggarakan program pendidikan sekaligus program kesejahteraan bagi anak sejak lahir sampai dengan 6 tahun.

Anak usia dini adalah sosok individu yang sedang menjalani suatu proses perkembangan dengan pesat dan fundamental bagi kehidupan selanjutnya. Anak usia dini berada pada rentang usia 0-8 tahun (NAEYC, 1992). Anak pada masa usia 0-8 tahun ini mengalami masa yang cepat dalam rentang perkembangan hidup manusia. Pendidikan anak usia dini khususnya pada jenjang kelompok bermain dalam menyelenggarakan pendidikan memfokuskan pada peletakan dasar kearah pertumbuhan dan perkembangan fisik motorik kasar

dan motorik halus, kecerdasan dalam berpikir, mencipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual, kecerdasan sosial emosional atau kecerdasan sikap dan perilaku serta beragama, kecerdasan bahasa dan komunikasi sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini (wikipedia,org/wiki/pendidikan), dan sebaiknya kegiatan yang disediakan harus sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan setiap anak.

Pada kenyataannya, sebagian besar orang tua dan pendidik tidak memahami akan potensi luar biasa yang dimiliki oleh anak usia dini. Kondisi itu disebabkan oleh keterbatasan orang tua dan pendidik akan pengetahuan dan informasi yang berkaitan dengan pengasuhan dan perlindungan pada anak usia dini. Keterbatasan itu pada akhirnya mengakibatkan multipotensi dan multikecerdasan yang dimiliki oleh anak tidak dapat berkembang dengan optimal.


Sumber:
- Permendikbud RI Nomor 137 Tahun 2014
- http://id.wikipedia,org/wiki/pendidikan
- http://www.pikiran-rakyat.com/

LIRIK LAGU GO GREEN - SUPER SEVEN - UNTUK PENTAS DANCE ANAK PAUD

PAUD--Anakbermainbelajar--Lirik Lagu "Go Green" yang populer sejak tahun 2012 ini, seolah menjadi lagu wajib Yang sering dibawakan jika ada kegiatan pentas Anak PAUD dan TK. Lagu "Go Green" dari Super Seven ini mengisahkan dan menghimbau kita untuk mencintai bumi kita yang hijau sebagai ciptaan Tuhan. Cocok sekali untuk penanaman cinta alam menuju bumi hijau dan indonesia Hijau, dalam tema cinta alam sekitar. Dipopulerkan sejak 2012 oleh Kids Fest-super Seven. Lagu ini ada di dalam album The Adventure yang didistribusikan oleh label Keci Music Indonesia. Nah buat yang belum hapal lagunya berikut ini Admint tulis lagi lirik lagunya biar nanti persiapan latihan buat pentasnya bisa lancar ya... Ayo "Go Green"..

LIRIK LAGU GO GREEN - SUPER SEVEN

Ayo kita maju, mari kita lakukan selalu (go green)
jangan pantang nyerah, kita memang yang harus memulai (go green, go green, go green)
demi masa depan agar negeri kita kan selalu (go green, go green)
jaga bumi ini kita harus bersihkan polusi (go green)

tanami kebunmu dengan rumah atap tanaman yang baru
bila habis mandi jangan lupa matikan keran airmu
bumi cuma satu, di sinilah rumahku juga rumahmu
ayo kawan-kawan kita menjaga ciptaan Tuhan

Ayo kita maju, mari kita lakukan selalu (go green, go green, go green)
jangan pantang nyerah, kita memang yang harus memulai (go green)

Jangan buang sampah di sembarang tempat agar tetap bersih (tetap bersih)
bawalah sendiri botol minuman untukmu dari rumah
bumi cuma satu, di sinilah rumahku juga rumahmu (rumahku rumahmu)
ayo kawan-kawan kita menjaga ciptaan Tuhan

Go green!

.. setulus cinta untuk bumi tercinta
satu hati untuk indonesia
kawan-kawan jangan lelah mencoba
jaga bumi ini tempat lahir kita
go green, go green, teriakkan bersama
biar seluruh dunia dengar suara kita
Tanami kebunmu dengan rumah atap tanaman yang baru (yang baru)
bila habis mandi jangan lupa matikan keran airmu
bumi cuma satu, di sinilah rumahku juga rumahmu (rumahku rumahmu)
ayo kawan-kawan kita menjaga ciptaan Tuhan (go green, go green)
kita menjaga ciptaan Tuhan (go green, go green)
kita memang yang harus memulai (go green, go green)
kita memang yang harus memulai (go green, go green)
kita menjaga ciptaan Tuhan.

* * *
Lirik Lagu Go Green
Penyanyi Super Seven-Kids Fast
Kategori Lagu Anak-Pop
Tahun Rilis-2012
Produksi/label Keci Music
 
Lihat Dance Anak PAUD Keren lucu "Go Green".. BERIKUT INI 


GAMBAR-GAMBAR CONTOH PENGELOLAAN KELAS YANG BAIK, MENARIK DAN INDAH

PAUD-Anakbermainbelajar---Bunda-ayah, guru dan pendidik PAUD sekalian, dalam kegiatan pengelolaan kelas di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) banyak hal-hal penting yang harus diperhatikan. Diantanya adalah faktor kerapian, estetika dan keindahan. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan pengelolaan kelas yang maksimal agar proses pembelajaran berlangsung efektif dan efesien. Berikut ini beberapa contoh gambar, contoh penataan PAUD dan pengelolaan kelas yang menarik. Gambar dan foto ini sebagian besar adalah gambar-foto dari lembaga PAUD yang sudah maju, yang dapat memberikan kegiatan pembelajaran PAUD yang sangat bermutu. Semoga contoh gambar ini mungkin dapat diterapkan di lembaga PAUD bunda di sana.

































Sumber Gambar:
- Google Ficture, Google Taken
- Facebook
- Schoolship. com
- Koleksi pribadi

CARA PENGELOLAAN KELAS MENURUT KURIKULUM 2013 PAUD

PAUD-AnakBermainBelajar---Bunda, pengelola dan pendidik di lembaga-lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus menyadari bahwa pengelolaan kelas merupakan salah satu hal terpenting dalam proses kegiatan di Lembaga PAUD kita, kelancaran proses pembelajaran juga sangat tergantung pada kondisi dan pengelolaan kelas yang dilakukan. Berikut ini ringkasan tentang cara atau prinsip-prinsip dalam pengelolaan kelas menurut kurikulum 2013 PAUD yang harus kita perhatikan:
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/
Pengertian pengelolaan Kelas:

Pengelolaan kelas adalah Serangkaian langkah kegiatan pengelolaan kelas agar proses pembelajaran berlangsung efektif dan efesien.

Prinsip-prinsip Penataan Kelas:
  1. Aman
  2. Nyaman
  3. Ruang bereksplorasi
  4. berinteraksi dengan  lingkungannya
  5. Sesuai dengan tahapan perkembangan anak
  6. Memperhatikan karakteristik anak, kemampuan anak,latar belakang keluarga, lingkungan bermain dan budaya setempat.
  7. Mendukung kegiatan main sendiri, kelompok kecil, dan kelompok besar
  8. Mengembangkan kemandirian.
  9. Mengembangkan kepercayaan diri anak.
  10. Mendukung pengembangan semua aspek perkembangan
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/
Lihat juga Contoh Penataan Ruang Kelas yang Baik Berikut ini !!

Cara menata alat bermain yang baik:

Dalam kurikulum 2013 PAUD cara menata alat bermain untuk pengelolaan kelas sangat penting diperhatikan mengingat penataan alat bermain yang tidak sesuai dapat menghambat kegiatan dan proses pembelajaran yang dilakukan. Penataan alat bermain juga harus memperhatikan kondisi dan keadaan sekolah dan kelas yang bersangkutan. Dalam menata alat bermain ini, Hal-hal penting yang harus diperhatikan dan disesuaikan dengan Sudut, Area, Sentra, Kelompok dengan Kegiatan Pengamanan. Berikut ini beberapa prinsip dan hal-hal yang harus diperhatikan dalam menata alat bermain menyantara lain :

Penataan alat bermain membangun:
  1. Kemandirian
  2. Kerapihan
  3. Keaksaraan
  4. Klasifikasi
  5. Matematika
  6. Sosial
  7. Bahasa
  8. Seni
  9. dll.
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/
Hal yang harus diperhatikan dengan ruang luar:

Penataan Halaman:
  1. Luas area bermain. Standard internasional menetapkan 7m2 per anak
  2. Ruang bermain outdoor dipastikan tidak terdapat binatang yang menyengat
  3. Bak pasir harus ditutup bila tidak digunakan, dan dipastikan dalam kondisi kering agar tidak menjadi tempat berkembang biak binatang kecil.
  4. Area basah ditempatkan di luar, dekat dengan sumber air, lantai yang tdk licin, sanitasi terjaga baik agar air tidak menggenang.

 
Mainan di Luar Ruangan:
  1. Bebas dari bahan yang berbahaya
  2. Penataan sarana cukup luas bagi anak bergerak bebas, tidak perlu berdesakan.
  3. Ketinggian mainan sebaiknya tidak lebih dari 1.5 meter dan tingkat kemiringannya sekitar 40o
  4. Dasar seluncuran cukup lembut
  5. Dipastikan tidak mudah patah atau putus
  6. Dikontrol dan diperbaiki secara regular, Sebaiknya tidak terkena langsung terik matahari.
  7. Seluncuran, ayunan, jungkitan dan sarana bermain outdoor dalam kondisi baik dan catnya tidak mengandung toxic
  8. Jika bahan menggunakan kayu, dipastikan permukaan kayu licin untuk mencegah anak tertusuk serpihannya.


Pagar atau pembatas:
  1. Pagar pembatas area outdoor dengan tempat umum di luar lembaga diperlukan untuk memastikan bahwa anak-anak tidak bisa terdorong ke dalam situasi berbahaya.
  2. Desain dan ketinggian pagar harus sedemikian rupa untuk mencegah anak dapat keluar dengan cara merangkak di bawah
  3. Mekanisme penguncian harus disediakan untuk mengatasi potensi berbahaya ketika gerbang tidak ditutup.
  4. Pagar dapat menjadi sentra berkebun anak.
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/
 

Toilet:
  1. Toilet anak terpisah dengan toilet dewasa. Untuk toilet anak tidak memerlukan slot kunci. Pintu toilet anak cukup setengah badan. Ruangan toilet dekat dengan kegiatan anak, agar mudah terawasi oleh guru.
  2. Tersedia sarana pembersih (sabun cair) dan pengering  tangan (tissue) untuk membiasakan kebiasaan pola hidup bersih dan sehat
  3. Pencahayaan ruang toilet cukup baik dengan sirkulasi udara yang baik pula agar tidak mudah tumbuh jamur dan bau.
Demikianlah bunda tentang cara atau prinsip prinsip dan hal-hal yang harus diperhatikan dalam menata alat bermain berdasarkan kurikulum 2013 PAUD, semoga ringkasan materi pengelolaan kelas ini dapat bermanfaat khususnya bagi bunda, guru-pendidika PAUD dan mahasiswa bimbingan saya yang masih ingin mendalami materi pengelolaan kelas ini. Terimakasih.
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/

PENGERTIAN DAN TUJUAN KURIKULUM 2013 PAUD

Pengertian Kurikulum 2013 PAUD

Secara garis besar Pengertian Kurikulum 2013 PAUD adalah kurikulum PAUD yang memandu guru untuk memenuhi seluruh area belajar yang digunakan anak dengan memakai pendekatan pembelajaran yang tepat. Kurikulum ini sebagai kerangka kerja (framework) yang berisi rencana dan implementasi sebuah program.

Hal ini sejalan dengan yang tertuang dalam Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang sisdiknas yang menyatakan bahwa Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Landasan pengembangan kurikulum 2013 PAUD ini yaitu Landasan Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini yang dikembangkan atas dasar pengkajian  secara konseptual maupun empiris yang mendalam pada berbagai landasan yang fundamental, meliputi:
- Landasan Filosofis
- Landasan Yuridis
- Psiko-pedagogis
- Landasan Teoritis
- Landasan Sosiologis


Tujuan Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Inti dari tujuan Kurikulum Paud adalah mendorong perkembangan peserta didik sehingga mempunyai kesiapan untuk menempuh jenjang pendidikan selanjutnya. Tujuan Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pemberlakuan Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini membawa imbas bahwa seluruh pendidik dan pengelola PAUD harus memahami kerangka dan struktur kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini agar dalam penyelenggaraan program PAUD sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.


Dengan demikian, harus benar ketika membaca dan memahami sesuai nomenklatur yang dimaksudkan dalam kurikulum  2013 Pendidikan Anak Usia Dini. Materi ini penting sebagai payung sebelum para pendidik mengembangkan lebih jauh dari kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. PAUD merupakan pendidikan yang paling fundamental karena perkembangan anak di masa selanjutnya sangat ditentukan oleh berbagai stimulasi bermakna yang diberikan sejak usia dini.

Pendidikan anak usia dini harus dipersiapkan secara terencana dan bersifat holistik agar dimasa emas perkembangan anak mendapatkan distimulasi yang utuh, sehingga mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak.Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan potensi tersebut adalah dengan program pendidikan yang terstruktur. Salah satu komponen untuk pendidikan yang terstruktur adalah kurikulum.

Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini bertujuan untuk mendorong perkembangan peserta didik secara optimal sehingga memberi dasar untuk menjadi manusia Indonesia yang memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. Kurikulum dipandang sebagai jantungnya sebuah program pendidikan. Kurikulum dapat dipandang sebagai strategi dan cara yang dirancang untuk mencapai tujuan pendidikan yang ditetapkan secara nasional.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyadari betapa pentingnya kedudukan dan peran kurikulum sebagai suatu elemen yang memberi arah dalam program pendidikan. Seyogyanya kurikulum mengarah kepada pemebentukan kompetensi output pendidikan yang bagaimana yang diharapkan. Kurikulum 2013 sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pada dasarnya penguatan terhadap kurikulum sebelumnya dan pengembangan pada aspek struktur kurikulum, proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik, dan penilaian yang bersifat otentik.

Karenanya Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan pada pendekatan standard dan pendekatan kompetensi. Pada implementasinya keduanya tidak terpisahkan satu dengan lainnya (luluh dan menyatu). Perlu pemetaan antara setiap program pengembangan dengan  setiap kompetensi dasar. Tujuannya agar capaian perkembangan anak menjadi lebih utuh.
 

INILAH YANG TEJADI JIKA ANAK TERLALU LAMA BERMAIN BALOK (BLOCK BUILDING)

PAUD-Anakbermainbelajar---Pembahasan tentang tema Balok ini sebenarnya sudah lama, dan sudah banyak sekali yang mengulasnya, yaitu tentang pentingnya bermain balok bagi anak usia dini. Sebetulnya pada artikel terdahulu sudah pernah juga Admin ulas, Tapi tidak ada-salahnya jika admint mengulang kembali dan meringkas lebih detil tentang manfaat dan pentingnya kegiatan bermain balok ini. Di lembaga-lembaga PAUD sudah menjadi sebuah ciri tersendiri jika kegiatan bermain balok itu merupakan salah satu kegiatan pokok untuk lembaga baik yang berbasis sentra maupun kelompok. Balok itu mempunyai tempat tersendiri di hati anak serta menjadi pilihan favorit sepanjang tahun, bahkan sampai tahun ajaran berakhir. Ketika bermain balok banyak temuan-temuan terjadi. Demikian pula pemecahan masalah yang terjadi secara alamiah. Bentuk konstruksi balok itu mulai dari yang sederhana sampai yang rumit dapat menunjukan adanya peningkatan perkembangan logika dan berpikir anak.

Ada beberapa fungsi dan manfaat bermain balok untuk ini antara lain :
  1. Pada kegiatan bermain balok, anak belajar melakukan aktivitas dengan prosedur dan tahapan kerja, Sistematika berfikir anak tentang bangun dan ruang anak terbentuk dengan lebih cepat dan lebih baik.
  2. Anak dapat belajar dan memiliki kemampuan untuk menyatukan sebuah perencanaan.
  3. Anak dapat terdorong dengan positif untuk bekerja dalam sebuah struktur bersama
  4. Kemampuan anak melakukan pemetaan (mapping) mendorong tumbuhnya kemampuan berpikir simbolik, sehingga mengembangkan juga kemampuan berbahasa anak menjadi lebih meningkat dan semakin terstruktur.
  5. Meningkatkan kemampuan anak dalam penyusunan pola (making patten), ini terjadi ketika anak dapat mengungkapkan berbagai jenis perbedaan pola-pola balok yang dibuat.
  6. Meningkatkan kemampuan kerjasama dan proses sosial ketika anak bersama-sama bekerja dalam satu tim untuk menyusun balok tersebut.
  7. Meningkatkan dan mempertajam kemampuan konsentrasi anak pada setiap kegiatan dan tugas yang dilakukannya.
  8. Mengembangkan kemampuan motorik halus anak pada tingkatan yang semakin baik, anak dapat mempergunakan hampir semua anggota tubuhnya ketika menyusun sebuah pola, bentuk dan ruangan yang sulit dalam rangkaian penyusunan balok yang lebih rumit.



Berikut ini yang tejadi jika kegiatan bermain balok dilaksanakan di PAUD :
  1. Daya penalaran anak akan bekerja aktif dan berkembang lebih cepat
  2. Konsep pengetahuan matematika akan anak temukan sendiri dalam tahap bermain balok
  3. Anak Menemukan konsep-konsep baru dan terkini,
  4. Anak akan menemukan dan mengenal nama bentuk, 
  5. Anak akan menemukan dan mengenal ukuran
  6. Anak akan menemukan dan mengenal warna
  7. Anak akan menemukan dan mengenal pengertian dan definisi sederhana
  8. Anak akan menemukan dan mengenal konsep sama atau tidak sama,
  9. Anak akan menemukan dan mengenal pemahaman tentang konsep seimbang.
  10. Anak juga akan mengerti tentang Sosialisasi menciptakan jiwa tenggang rasa dan berkomunikasi dengan baik.
  11. Pengetahuan sosial tentang lingkungannya juga dapat timbul, misalnya anak membangun gedung-gedung, kantor, rumah, stasiun, bandara dan secara imajiner membuat sebuah kota dengan hiruk pikuk kesibukannya.
  12. Begitu juga kemampuan berbahasanya timbul saat anak menyebutkan dan mendeskripsikan nama hasil kreasinya.
  13. Jiwa sosial dan kemampuan komunikasi juga berkembang ketika anak bermain balok bersama-sama dengan teman-teman sebayanya.

Anak usia dini yang berada pada tahap pra-sekolah, sangat menyukai kegiatan bermain balok ini. saking asiknya terkadang mereka lupa waktu. Ini lah saat yang tepat bagi pendidik dan orang tua untuk ikut membantu menstimulus perkembangan mereka, karena dalam kegiatan bermain balok ada aspek-aspek yang turut terbangun secara utuh. Baik aspek Kognitif, Afektif dan Motoriknya, Anak akan tumbuh dengan cerdas dan trampil jika perkembangannya didukung dengan main yang bermutu, salah satu main itu adalah dengan kegiatan bermain Balok di bawah arahan pendidik dan guru mereka di kelas.

Demikianlah bunda-ayah tentang manfaat bermain balok untuk anak usia dini, khususnya anak-anak kita di lembaga-lembaga PAUD. Semoga tulisan ringkas ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita, terimakasih sudah berkunjung kembali. Wassalam... 

ALTERNATIF PENGGATI APE OUT DOOR UNTUK BERMAIN DI LUAR KELAS PAUD

PAUD-Anakbermainbelajar---Bagi Lembaga PAUD yang mempunyai dana lumayan besar, pengadaan Alat Permainan Edukatif Out Door atau APE luar memang tidak jadi masalah, tetapi bagi lembaga2 paud yang memiliki keterbatasan dana, juga kemampuan finansial peserta didiknya yg termasuk ekonomi kebawah, pasti sangat kesulitan untuk menyediakan APE luar yang sebagian mempunyai harga lumayan mahal ini, mengharap bantuan dari instansi terkait belum kunjung datang...

Pada dasarnya bermain diluar kelas dengan seperangkat APE Out Door atau APE Luar adalah menyajikan kegiatan main yang dapat memenuhi kebutuhan anak didik untuk membantu perkembangan jasmani, intelektual, emosional, dan sosial. Tugas Guru atau pendidik adalah memberi kesempatan kepada anak untuk memperoleh berbagai pengalaman bermain dengan menggunakan berbagai macam alat main dan memberi bantuan serta bimbingan pada saat-saat diperlukan.

Jangan berkecil hati bunda... kegiatan berikut mungkin dapat dilakukan untuk mengganti Permainan dengan APE Luar. Ajak anak main diluar dengan Kegiatan main yang sangat menarik ini, walaupun sederhana dengan media yang tersedia dari lingkungan, tetapi tentunya dapat mengasah dan mengembangkan beberapa kemampuan anak, baik aspek motorik, maupun kognitif dan kemampuan perkembangan bahasa anak Usia Dini di Lembaga PAUD Kita.


 
Gimana bunda?...Sederhana, mudah, murah tapi tidak murahan dan bermakna bukan ??

BUKU PEDOMAN KURIKULUM 2013 PAUD TERBARU 2016

PAUD-Anakbermainbelajar--Kurikulum 2013 PAUD yang telah ditetapkan Pemerintah dan disosialisasikan melalui Direktorat Pembinaan PAUD, Dirjen PAUD dan Dikmas,  Kurikulum PAUD 2013 pada hakikatnya merupakan seperangkat rencana yang akan dilakukan selama proses pembelajaran, sehingga mutlak diperlukan oleh setiap satuan pendidikan. Kurikulum PAUD disiapkan oleh satuan PAUD yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan anak dengan mengacu pada dalam Peremendiknas RI Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar PAUD dan Nomor 146 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 PAUD. Setiap anak diberi kesempatan untuk mengembangkan diri sesuai potensi masing-masing. Pendidik bertugas membantu, jika anak membutuhkan.

Dalam Kurikulum PAUD 2013 terbaru terdiri dari seperangkat bahan pembelajaran yang mencakup lingkup perkembangan, yaitu perkembangan moral & agama, fisik-motorik,kognitif, bahasa, dan sosial emosional. Kurikulum 2013 PAUD terbaru setidaknya memuat beberapa pedoman yang dapat dijadikan acuan pelaksanaan program pembelajaran di Lembaga-lembaga PAUD seluruh Indonesia, Buku-buku Pedoman Kurikulum 2013 PAUD terbaru yang diterbitkan Direktorat jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Tahun 2015  ini terdiri atas;

  1. Buku Pedoman Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  2. Buku Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  3. Buku Pedoman Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  4. Buku Pedoman Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  5. Buku Pedoman Pengelolaan kelas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 
  6. Buku Pedoman Pengembangan Tema Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  7. Buku Pedoman Penilaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  8. Buku Pedoman Penanaman sikap Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).



LINK DOWNLOAD