CARA MENGAJARKAN ANAK PAUD MENYANYI YANG BENAR

Cara Menyanyi anak, anak paud, guru mengajar menyanyi, nyanyian anak
AUD Belajar Menyanyi
PAUD-Anakbermainbelajar---Bunda dan pendidik PAUD sekalian, dalam salah satu aspek pengembangan seni di TK/PAUD, kegiatan seni suara atau menyanyi untuk anak PAUD sangatlah penting. Sehari-hari kita tentunya sering mendengar anak-anak kita menyanyi, kebanyakan anak yang menyanyi terdengar mereka menyanyi dengan cara mereka sendiri, ada yang salah atau anak bernyanyi hanya dalam satu nada-monoton? Anak menyanyi tidak terdengar naik-turun melodi lagunya, yang terdengar ditelinga kita hanyalah melodi 'datar' yang menonton. Atau anak yang bernyanyi di luar melodi lagu yang seharusnya, yang biasanya diistilahkan dengan bernyanyi dengan nada sumbang atau 'blero'? keadaan ini terjadi karena anak tersebut tidak menyadari kemampuan mekanisme bernyanyi (vokal)-nya. Atau anak PAUD belum menyadari bahwa bernyanyi merupakan salah satu kombinasi perubahan-perubahan pada pitch dan ritmik. Antara anak yang satu dengan anak yang lain memiliki kepekaan yang berbeda akan pitch. Anak yang memiliki kepekaan kecendrungan dapat bernyanyi tanpa beban. Namun beberapa anak mungkin memerlukan latihan sedikit lebih keras dalam memfokuskan perhatiannya pada tingkat-tingkat pitch dan perubahannya sebelum mereka mempelajari melodinya secara utuh.

Sebagai pendidik dan guru yang akan mengembangkan bakat dan potensi anak, tentunya kita perlu melakukan langkah-langkah perbaikan terhadap kemampuan anak dalam hal menyanyi tersebut. Karena itu ada beberapa langkah-langkah yang dilakukan, yang pertama Untuk membantu anak agar dapat membedakan pitch nada dapat dilakukan dengan berbagai cara di antaranya adalah:

  1. Menirukan model (Guru pendidik/rekaman)
  2. Membedakan pitch yang beragam
  3. Bernyanyi bersahutan
  4. Memanfaatkan alat musik
  5. Wilayah suara anak usia TK berkisar antara not e hingga d', atau 4 (empat) atau (lima) nada di sekitar not f dan not g.
Warna suara anak PAUD biasanya bisa tinggi, ringan, dan melengking mirip suara seruling. Karena itu karakter suara ini harus disesuaikan dengan lagu-lagu anak. Artinya pilihlah lagu dengan wilayah nadanya sesuai dengan wilayah suara anak, hindarkan dari lagu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah untuk dinyanyikan anak. Selain itu, guru perlu mendorong semangat dan perasaan yang diekspresikan dalam nyanyian anak-anak PAUD kita.

Anak tidak dapat dipaksa untuk tertarik atau berminat dalam kegiatan bernyanyi pada waktu tertentu. Untuk mengatasi hal ini anda dapat menggunakan teknik merangsang untuk memotivasi anak agar tertarik ikut menyanyi. Misalnya Pendidik dapat memperdengarkan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh artis cilik yang menjadi idola mereka.

Kepada Anak Usia dini hendaknya kita ajarkan Lagu anak-anak tertentunya. lagu untuk anak-anak harusnya berbeda dengan lagu orang dewasa, sesuai dengan usia dan perkembangan anak, lagu anak ini memiliki karakterisitik tersendiri seperti berikut ini :

  1. Memiliki pola-pola melodi yang sederhana
  2. Memiliki keutuhan dan kelengkapan sehingga membuat lagu tersebut terasa enak dinyanyikan
  3. Wilayah nada melodinya mudah dinyanyikan anak.
  4. Memiliki pola ritmik yang menarik namun tidak sulit untuk dinyanyikan.
  5. Biasanya judul lagu sederhana, menarik seperti "Balonku", "Cicak", "Adikku", dan sebagainya.
  6. Memiliki muatan nilai-nilai moral dan nilai pendidikan yang baik untuk anak usia dini

Sebaiknya juga lagu-lagu yang diberikan kepada anak adalah lagu yang memiliki keriteria sebagai berikut :

  1. Melodi yang dinyanyikan mudah diingat dan cukup menarik untuk dinyanyikan tanpa teks lagu.
  2. Ritmik lagu mampu membangkitkan suatu respons ritmis pada anak
  3. Teks lagu sesuai dengan pola ritmik dan garis musiknya, dan dunia anak.
  4. Teks lagu memungkinkan bisa saja hambar, pengulangan, halus, atau kepahlawanan, tetapi merupakan nasihat atau ditulis untuk tujuan mendidik
  5. Melodinya dapat dinyanyikan dengan tepat oleh anak-anak dalam wilayah suara mereka. 

Demikian bunda sekalian tentang cara mengajarkan anak PAUD menyanyi yang baik benar, semoga bermanfaat. Terimakasih sudah menjadi pengunjung setia di blog PAUD-Anak Bermain Belajar ini.

MENGENAL ORGANISASI-ORGANISASI PAUD DI INDONESIA

PAUD--AnakBermainBelajar--- Untuk mendukung kemajuan dan meningkatkan mutu PAUD di Indonesia pemerintah bersama-sama masyarakat telah mendorong terbentuknya organisasi-organisasi PAUD yang berkiprah dalam khasanah Pendidikan Anak Usia dini di Indonesia. Secara garis besar Organisasi PAUD di kelompokkan menjadi dua yaitu organisasi PAUD secara formal dan organisasi  PAUD secara Non Formal. Tujuan Organisasi PAUD adalah untuk meningkatkan komunikasi dan pertukaran informasi diantara anggotanya, serta sebagai wahana untuk berkumpulnya ahli yang mempunyai komitmen yang sama bagi perkembangan PAUD. Organisasi PAUD terdiri dari dua bagian, yaitu: organisasi PAUD melalui jalur formal, yaitu kumpulan ahli atau pendidik ataupun pengelola yang menangani pendidikan PAUD melalui jalur formal. Organisasi tersebut diantaranya adalah IGTKI, GOP TKI,sedangkan organisasi PAUD melelui jalur nonformal adalah kumpulan ahli, pendidik, atau pengelola yang menangani PAUD melalui jalur nonformal, organisasi tersebut diantaranya adalah FORUM PAUD, KONSORSIUM PAUD, HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia).

A. ORGANISASI PAUD PADA JALUR PENDIDIKAN FORMAL
 
Bermacam-macam bentuk organisasi yang mewadahi Taman Kanak Indonesia (GOP TKI), IGTKI ( Ikatan Guru Taman Kanak-KAnak Indonesia), IGTKI ( Ikatan Guru Taman KAnak-kanak Islam) dan IGRA ( IKatan Guru Raudhatul Athfal). Organisasi ini bernaung di bawah Departemen Pendidikan Nasional dan juga Departemen Agama.

Departemen Pendidikan Nasional adalah lembaga yang memfasilitasi pertemuan antara Organisasi GOP TKI dan IGTKI. Kejasama antara tiga komponen tersebut merupakan langkah yang strategis untuk meningkatkan kualiatas pendidikan anak usia dini dan juga sumber daya manusia khususnya pendidik dan tenaga pendidikan di Indonesia.

Beberapa bentuk organisasi PAUD yangyang termasuk dalam jalur formal dapat di uaraikan sebagai berikut.

1. Organisasi GOP TKI

Gabungan Organisai Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOP TKI) terdiri dari yayasan penyelenggara Taman KAnak-Kanak yang tergabung dalam lima belas organisasi besar di Indonesia antara lain : Aisiyah, Muslimat Nahdatul Ulama (NU), PERWARI, Wanita Islam, Taman Siswa dan sebagainya. Pembina Organisasi GOP TKI ini di antaranya ialah Menteri Pendidikan Nasional dan Departemen Dalam Negeri. Strktur organisasi GOP TKI terdiri dari Pembina, Dewan Pimpinan Pusat yang berlokasi di Jakarta, Dewan Pimpinan Daerah, Dewan PImpinan Cabang, dan Dewan Pimpinan Kecamatan.
Organisasi ini turut membantu Pemerintah dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualiatas sumber daya manusia, dan kesejahteraan pendidikan tenaga kependidikan. Visi GOPTKI sebagai wadah pemersatu organisasi penyelenggara Taman KAnak-KAnak. Sedangkan misi GOPTKI adalah berupaya menjembatani antar penyelenggara Taman Kanak-Kanak  yang mempunyai kondisi dan kemampuan yang bervariasi, agar tercipta suatu standar baku dan keharmonisan dalam mengembangkan pendidikan.

2. IGTKI

Komponen yang kedua adalah Ikatan Guru Taman KAnak-Kanak Indonesia (IGTKI). Pembina organisasi IGTKI adalah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Visi  IGTKI adalah membentuk tenaga pendidik yang berkualitas. Misi dari organisasi ini antara lain adalah meleksanakan berbagai pelatihan, workshop dan seminar yang menunjang profesionalisme tenaga pendidik dan membentuk watak anak bangsa. Semua kegiatan IGTKI di arahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya untuk anak-anak prasekolah.

3. IGRA  (Ikatan Guru Raudhatul Arhfal)

Hampir sama dengan IGTKI hanya saja IGRA ini khusus untuk para pengelola dan pendidik  Taman Kanak-Kanak Islam.  Kegiatannya membahas dan melaksanakan ajaran Islam di Taman Kanak-Kanak Islam. IGRA dalam kegiatannya di dukung dari Depag. AGRA selain berfungsi sebagai wadah bertemunya guru-guru Taman Kanak-Kanak Islam juga turut melatih dan menambah kemampuan guru-guru TK  Islam agar seakin berkualitas.

B. ORGANISASI PAUD PADA JALUR PENDIDIKAN NONFORMAL
 
Organisasi PAUD pada jalur nonformal terdiri dari Konsorsium, Forum PAUD dan HIMPAUDI. Organisasi ini di fasilitasi oleh pemerintah melalui lintas departmen seperti depaetemen Pendidikan, Departemen Sosial, Departemen Kesehatan. PAUD di  laksanakan secara menyeluruh dan terpadu mencakup semua kegiatan yang memberikan pelayanan pendidikan, perbaikan gizi, dan pemeliharaan kesehatan anak. Oleh karena itu diperluksn kerjasama lintas instansi dan keterlibatan aktif dari para praktisi dan akademisi sejak tahap perencanaan, pelaksanaan pengendalian, hingga evaluasi penyelenggaraan program.

Dengan demikian perlu melibatkan instansi atau lembaga pemerintah maupun swasta, yang diwadahi oleh oleh organosasi konsorsium PAUD, Forum PAUD, HIMPAUDI. 

1. Konsorsium PAUD
 
Organisasi pertama yang di bentuk oleh DIrektorat PAUD adalah Konsorsim PAUD. Keberadaan Konsorsium PAUD memberikan kontribusi yang sangat besar bagi pemerintah dalam pengembangan program PAUD jalur NonFormal. Hal ini mengingat anggota Konsorsium PAUD terdiri dari pakar, praktisi, akademisi dan birokrasi yang memiliki keahlian di bidang PAUD.

Berbagai karya nyata yang telah dihasilkan oleh Konsorsium PAUD antar a lain berupa : Menu Pembelajaran Generik PAUD. Pengembangan Bahan Belajar untu PAUD, Acuan Pembelajaran Kelompok Bermain dan Taman Penitipan Anak,Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak, Modul Pembuatan Alat Permainan Edukatif, dll.

Konsorsium PAUD adalah sekelompok orang dari berbagai keahlian yang memebantu Depdiknas dalam hal ini Direktrat PAUD untuk memikirkan, menelaah, dan merumuskan program pebinaan PAUD yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan secara ilmiah dapat di pertanggungjawabkan. Tujuan umum di bentuknya konsorsium PAUD adalah memberikan masukan dan rekomendasi kepada Direktorat PAUD dalam melaksanakan pembinaan PAUD mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengembangan, dan evaluasi.
Keanggotaan konsorsium terdiri atas tenaga ahli di bidang PAUD, psikologi, dan bidang lain seperti ahli kesehatan, gizi, pembangunan masyarakat serta media pendidikan.

2. Forum PAUD

Forum PAUD adalah suatu wadah kerjasama untuk menyatukan visi, misi, langkah dan peran masing-masing anggota dalam rangka pengembangan AUD seutuhnya. Upaya yang dapat di lakukan Forum PAUD dalam perluasan layanan antara lain: (a) meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan pengembangan anak sejak usia dini serta perlunya layanan yang tepat; (b) meningkatkan kesadaran pemerintah, termasuk pemerintah daerah dan legislative untuk menciptakan suasana yang kondusif dalam memperluas layanan, seperti misalnya mengeluarkan peraturan daerah dan menyediakan APBD; dan (c) meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemerintah daerah untuk bersama-sama memperluas layana program, seperti pendirian lembaga PAUD atau peluncuran program yang memberikan akses layanan bagi anak usai dini. Dalam kaitannya dengan peningkatan mutu tenaga pendidikan melalui pelatihan dan peningkatan profesialisme tenaga pendidikan melalui organisasi profesi.

Forum PAUD mendirikan pusat Informasi dan Pelatihan PAUD. Sebagai upaya perluasan layanan dan peningkatan mutun layanan pendidikan dan pengembangan AUD, pusat ini sekaligus dapat dijadikan secretariat Forum PAUD. Adanya Pusat Informasi dan Pelatihan PAUD untuk mempermudah akses masyarakat dan pemerintah, juga akan meningkatkan kepercayaan kepercayaan berbagai pihak terhadap keberadaan dan kinerja Forum PAUD.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam forum PAUD diarahkan untuk peningkatan semua aspek pengembangan dan pengelolaan PAUD di mana program-program PAUD  dilaksanakan. Saling sharig antar pengelola dan pendidik PAUD tentang bagaimana penyelenggaraan PAUD yang terbaik juga dapat terjadi di forum ini. Sehingga terjadi pemerataan dan pembagian ilmu dan pengetahuan baru dalam pengelolaan PAUD yang lebih profesional.

3. HIMPAUDI

Banyak lembaga PAUD di daerah yang belum memiliki gedung, tenaga pendidik tersendiri yang khusus menangani lembaga tersebut, juga sarana dan prasarana lainnya ( seperti alat permainan edukatif) pun belum ada. Oleh sebab itu, lahirnya Organisasi Himpunan Pendidik dan Tenaga kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) yang bertujuan menghimpun aspirasi dan meningkatkan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini Indonesia dapat berperan sebagai mitra pemerintah dengan masyarakat.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 19 tahun 2005 pasal 54, disebutkan bahwa penyelenggaraan pengelolaan satuan pendidikan harus dilaksanakan dengan mandiri, efektif, efisien, dan akuntabel.  Direktorat PTK-PNF mengemban misi antara lain mengupayakan pemerataan layanan peningkatan mut Pendidik dan Tenag a Kependidikan Pendidikan Non Formal, sahingga dapat mengelola dan menyelenggaraka n program peningkatan mutu PTK PNF khususnya pendidik PAUD pada jalur pendidikan non formal.

Karena PAUD sebagai jenjang pendidikan yang sangat penting dalam mempersiapkan anak untuk mengikuti pendidikan dasar dan perlu di kelola secara efektif dan efisien. Maka dari itu pendidik PAUD di tuntut untuk dapat memenuhi kebutuhan perkembangan masyarakat dan memiliki kemampuan teknis yang handal sehingga dapat memberikan kontribusi bagi penyelenggara program  PAUD yang berkualitas. Sampai saat ini dibuat diberbagai propinsi sudah terbentuk HIMPAUDI lengkap dengan kepengurusannya.   

Demikianlah tentang organisasi PAUD di Indonesia, semoga bermanfaat, terimakasih atas kunjungannya keblog PAUD-AnakbermainBelajar ini. Wassalam...

INILAH PENTINGNYA PAUD MENURUT AJARAN ISLAM !

PAUD-Anakbermainbelajar---Mendidik anak dalam Islam harus didasarkan pada petunjuk dari Allah, yaitu Al-Quran, karena Al-Qur’an tidak hanya membahas tentang kewajiban anak kepada orang tua, namun juga kewajiban orang tua kepada anaknya. Kegiatan mendidik adalah proses pembiasaan hal hal yang baik kepada peserta didik melalui contoh konkrit yang terpadu dalam kehidupan keseharian. Proses tersebut sebagai upaya mempersiapkan peserta didik agar menjadi dirinya sendiri yang mampu hidup dinamis pada zaman nya kelak, sehingga nantinya akan bermanfaat bagi seluruh umat manusia (Syaykh Al-Zaytun).

Pemerintah sekarang ini terus memasyarakatkan kepada seluruh warga Negara tentang penting nya pelaksanaan program peningkatan pendidik bagi anak anak usia dini. Walaupun dimasyarakat masih terdapat para orang tua yang kurang memperhatikan hal tersebut, namun ajaran islam sangat memperhatikan sangat memperhatikan pendidikan usia dini. Cobalah perhatikan, sewaktu ibu hamil, dianjurkan kepada ibu untuk rajin melakukan ibadah mabdob, membaca ayat ayat suci Al-Qur’an, serta yang berprilaku yang baik, karena semua nya itu berpengaruh pada sifat dan prilaku anak yang akan lahir nanti.

Ketika anak nya lahir, sebagai umat Islam mengalurkan adzan dan qomat ditelinga kana dan kiri sang bayi dengan harapan pada qalbu bayi itu tertanam makna makna yang terkandung pada adzan dan qomat itu. Setelah bayi itu menjadi anak anak,  ibu mengajari anak nya yang masih berusia dini membaca ayat suci Al-Qur’an, selepas magrib, Ayahpun mengajarinya tatacara sholat, lalu mengajak anaknya sholat berjamaah baik dirumah maupun dimesjid agar setelah dewasa terbiasa melaksanakannya.

Imam Syafei

Dengan demikian, bagi umat islam pendidikan terhadap anak anak usia dini bukan lah aneh, tetapi biasa dilaksanakan dari generasi ke generasi. Sebagai inisial, seorang ulama terkenal Imam Syafei yang lahir tahun 774M/150 H di Gaja Palestina, sejak kecil sudah yatim. Pada usia 2 tahun ia dibawa ibunya kepada seorang guru di Mekah untuk didik. Hasilnya, dalam usia 7 tahun beliau sudah hafal Al-Qur’an dengan bacaan yang fasih pula. Demikian ditulis dalam kitab “Al-Arobiyah li Al-Naasyiin”.

Ibu Imam Syefei sudah mengerti tentang arti pentingnya pendidikan yang diberikan kepada anaknya pada usia dini. Kesadaran itu tunbuh pada diri sang ibu karena memang islam memerintahkan bagi umatnya untuk mencari ilmu sepanjang masa, sesuai hadits “Carilah ilmu sejak dalam buaian sampai masuk keliang lahat”.
Dengan bekal ilmu yang diraih pada usia dini, Imam Syafei menjadi orang yang tekun dalam mencari dan mengembangkan ilmu, serta rajin membaca dan menulis. Salah satu karangannya adalah kitab Al-Um yang ditulisnya dalam tujuh jilid. Kitab yang berisi pandangan pandangannya dalam berbagai permasalahan agama islam itu, sekarang tersebar diseluruh dunia islam. Beliau terkenal sehingga ajaran yang dikembangkan pun menjadi salah satu mazhab yang diikuti banyak orang diberbagai belahan bumi termasuk diindonesia.

Pentingnya Ilmu

Allah SWT berfirman :” Wa Allah akhrojanum min butbuuni ummabatiikum la ta’lamuuna laa ta’lammuna syaian wa ja’ ala lakum al-sam’a wa al-abshar wa al-afidiat la’allakum tasykruun” yang artinya Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia member kamu pendengaran, penglihatan dan had, agar kamu bersyukur (QS Al-Nahl ayat 78).

Pendengaran, penglihatan dan hati yang dianugerahkan Allah Swt kepada manusia perlu disyukuri sebab dengan ketiga unsure tersebut kita akan dapat merasakan, khayalan dan mempelajari semua semua fenomena alam, serta bisa ikut serta dalam proses pendididkan, meanggapi dan mengembangkan ilmu pengetahuan.

Proses belajar menghasilkan tiga pembentukan pembentukan kemampuan yang dikenal dengan taxonomy bloon yaitu kemampuan kognitif, efektif dan psikomotorik. Kognitif berkaitam demgan penguasan ilmu pengetahuan dan teknologi yang merupakan perpanduan factor pembawaan dan pengaruh lingkungan. Afektif berkaitan dengan penguasaa nilai dan sikap. Sedangkan psikomotorik berkaitan dengan kemampuan melakukan koordinasi kerja syaraf motorik yang dilakukan oleh syaraf pusat untuk melalukan kegiatan.

Pendidikan Anak Usia Dini
 
Pendidikan memegang peranan penting dalam kehidupan manusia.Pada abad 8 saja ibunya Imam Syafei terlah memberikan pendidikan kepada anak di usia dini, merupakan suatu kewajaran diabad 20 dan 21 ini dunia menggaris bawahi kembali pentingnya pendidikan anak usia dini.

Menteri Pendidikan dari 179 negara dalam pertemuan di Jomden Thailand tahun 1990 telah menyepakati program Education for all (EFA) yaitu pendidikan bagi semua orang sepanjang masa. Kemudian tahun 2000 pada pertemuan di Dakar Senegal lahir “Deklarasi Dakar” berupa komitmen bersama mengenai kerangka aksi Education for all yang salah satu butirnya menyatakan perlunya segera memperluas dan memperbaiki keseluruhan perawatan dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) secara komprehensif. Kemudahan-kemudahan kepada semua warga Negara yang berkeinginan mewujudkan sebuah yayasan untuk mendirikan lembaga-lembaga pendidikan yang ditujukan guna mendidik anak-lanak usia dini, baik kemudahan dalam keuangan maupun dalam fasilitas yang lain.

Masyarakat juga perlu diberikan motivasi supaya mau dan mampu meningkatkan partisipasinya dalam penyediaan sarana dan prasarana lembaga pendidikan untuk anak usia dini, serta meningkatkan keikutsertaan masyarakat dalam mendidik anak-anak mereka yang masih berusia dini, baik pada jalur formal, non-formal maupun informal.
Bantuan dan kemudahans-kemudahan yang diberikan oleh pemerintah, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pendidikan anak usia dini, memberikan rasa optimis bahwa upaya-upaya untuk meningkatkan kecerdasan kehidupan bangsa, dapat dilaksanakan. Pendidikan anak usia dini merupakan investasi yang tak ternilai harganya bagi generasi masa depan bangsa.

Apabila kita ingin kelak anak kita tumbuh dengan baik jasmani dan jiwanya, menuju ke arah hidup bahagia, dapat membahagiakan orang lain, jujur, benar, adil serta berbudi pekerti luhur. Maka kita harus menanamkan pribadi yang taqwa kepada anak sejak usia dini. Karena kita ketahui salah satu unsur kepribadian adalah keyakinan diri dalam agama Islam tertanam dengan rasa keimanan. Karena hanya dengan keimanan inilah manusia akan menjadi dirinya yang lebih baik.

Demikianlah pentingnya PAUD dalam ajaran Islam, semoga dapat kita kembangkan dalam pendidikan anak-anak kita generasi penerus bangsa, serta manfaatnya dan barokahnya kita dapatkan, masalah berhasil dan tidaknya kita serahkan hanya kepada Allah Subhanallahu wata'ala yang mengetahuinya. Waallahu a'lamu bishowab.

Wassalam.........

CARA MUDAH MENGECEK DATA DAN STATUS TERBARU LEMBAGA PAUD KITA

PAUD-Anakbermainbelajar---Pentingnya data lembaga PAUD yang lengkap untuk dipergunakan diberbagai keperluan khususnya terkait dengan dapodik dan tunjungan guru pendidik,  karena sesuai dengan surat Edaran Ditjen GTK tentang penggunaan Dapodik sebagai pencairan tunjangan bahwa mulai saat ini baik SD, SMP, SMA-SMK bahkan PAUD telah dilakukan integrasi antara aplikasi Dapodik dengan aplikasi Sistem Tunjangan (Simtum) Ditjen GTK. Maka dari itu pada lembaga satuan pendidikan khususnya setiap Guru dan Tenaga Kependidikan Wajib mengecek data masing-masing melalui lembar Info GTK. Data yang terdapat dalam lembar info GTK ini merupakan hasil dari pengiriman data (sinkronisasi) Operator lembaga/Sekolah.

Cara mudah dan ringkas untuk masuk Masuk Ke Website  kementrian Pendidikan dan Kebudayaan referensi data kemendikbud untuk mengetahui data dan status terbaru lembaga PAUD kita bagi GTK dan Kepala Sekolah, Pengelola PAUD di seluruh Indonesia, seperti berikut ini:

Kunjungi situsnya DATA REFERENSI KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN di: http://referensi.data.kemdikbud.go.id/


Pilih/ Klik Data Master pendidikan pilih PAUD :


Akan terlihat halaman jumlah data satuan pendidikan (sekolah) anak usia dini Per Propinsi, silakan dipilih/klik Nama Propinsi (berwarna merah), jelajahi data sesuai dengan propinsi-kota/kabupaten, dimana lembaga PAUD anda berada.


Untuk mengetahui profil lengkap dan status lembaga yang telah singkron sesuai dengan kondisi wilayah dimana lembaga PAUD tersebut. berada, dapat dilihat pada situs atau Masuk Ke Website Sekolah Kita berikut ini di http://sekolah.data.kemdikbud.go.id

Demikianlah Cara mudah dan ringkas untuk masuk Masuk Ke Website  kementrian Pendidikan dan Kebudayaan referensi data kemendikbud untuk mengetahui data dan status terbaru lembaga PAUD kita. Semoga bermanfaat. Terimakasih terlah menjadi pengunjung setia blog anak-anakbermainbelajar ini, silakan melihat-lihat artikel menarik kami yang lainnya, untuk berlangganan dapat via email di link dibawah ini...wassalam.

TEMPAT DI PALU LOMBA APRESIASI GTK PAUD DAN DIKMAS BERPRESTASI TK NASIONAL 2016

PAUD-Anakbermainbelajar---Kegiatan lomba Apresiasi GTK PAUD dan DIKMAS berprestasi TK Nasional tahun 2016, yang acaranya akan dilaksanakan di kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah dari tanggal 22 s.d 28 Mei 2016.

Tempat penginapan peserta Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2016 ini dibagi menjadi 4 (Empat) lokasi, yaitu :

1. Sutan Raja Hotel & Convention, 

Google Map

Jl. Abdurahman Saleh No. 45, Palu, Sulteng. 
Tempat Untuk Jenis Lomba GTK : Pengelola PKBM, Pengelola PKBM, Pengelola TBM, Pengelola LKP, dan Kepala SKB.


2. Swissbell Hotel

Google Map

Jl. Malonda No.12 Silae, Palu, Sulteng. 
Tempat Untuk Jenis Lomba GTK : Guru KB/TPA/SPS, Pengelola KB/TPA/SPS, Pamong Belajar, dan Penilik.


3. Hotel Santika Palu
Google Map
Jl. Moh. Hatta No.18 Untuk Palu, Sulteng. 
Tempat untuk Jenis Lomba GTK : Tutor Pendidikan Keaksaraan, Tutor Paket A, Tutor Paket B, dan Tutor Paket C.


4. Mercure Palu Hotel 
Google Map

Jl. Cumi-cumi No.8 Lere Palu Barat, Sulteng. 
Tempat Untuk Jenis Lomba GTK : Instruktur Kursus Tata Rias Pengantin, Instruktur Kursus Tata Busana, Instruktur Kursus Tata Kecantikan Rambut, Instruktur Kursus Komputer, Paduan Suara, dan Senam Poco-poco Nusantara.

Kegiatan Lomba atau seleksi GTK PAUD dan DIKMAS tersebut dilaksanakan di masing-masing hotel tersebut di atas.  

Selamat berlomba kepada seluruh peserta, harap diperhatikan jadwal dan tempat seleksi dan tempat menginap di atas, jangan sampai salah tempat menginapnya ya. Terima kasih..sukses selalu.

Buat para peserta, pendamping dan penggembira yang lagi nyari-nyari tempat lomba,  lomba Apresiasi GTK PAUD dan DIKMAS berprestasi TK Nasional tahun 2016.

Sumber gambar :Google Map; https://www.google.co.id/maps/ 

PEDOMAN DAN TEMA PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2016

Hari Pendidikan Nasional 2016
PAUD-AnakBermainBelajar---Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) tahun 2016 dilaksanakan dengan beberapa kegiatan. Berdasarkan Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 dari Kementerian Pendidikan Nasional. Maka ada beberapa hal penting yang dilakukan untuk Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 ini, seperti beikut ini :

Dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2016, dengan hormat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016  diperingati selama satu bulan penuh pada bulan Mei sebagai bulan Pendidikan dengan konsep gerakan bersama yang melibatkan semua unsur masyarakat dengan tema pokok “Nyalakan Pelita, Terangkan Cita-cita”.
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/
2. Rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 diawali dengan pelaksanaan upacara bendera secara serentak pada hari Senin, 2 Mei 2016 pukul 08.00 waktu setempat di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Agama, Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, pemerintah daerah, seluruh unit pelaksana teknis Kementrian Pendidikan dan kebudayaan, dan seluruh institusi penyelenggara pendidikan di Indonesia yang akan diatur lebih lanjut dalam pedoman pelaksanaan upacara bendera.

3. Peringatan Hari Pendidikan Nasional disemarakan dengan kegiatan-kegiatan yang dirancang dalam tema yang berbeda di setiap minggunya selama bulan Mei. Adapun tema-tema setiap minggunya adalah sebagai berikut:

Minggu ke-1  
Sub Tema                : “Kembali ke Sekolah
Contoh Kegiatan    :   1. Profesi Kembali ke Sekolah
                                     2.  Muliakan Guru
                                     3.  Bantu Sekolah

Minggu ke-2
Sub Tema                : “Ekspresi Merdeka”
Contoh Kegiatan    :   1. Tunjukan Ekspresi Merdekamu
                                     2.  Buah Pendidikan dan Kebudayaan
                                     3.  Pahlawan Pendidikan dan Kebudayaan

Minggu ke-3
Sub Tema                : “Anak adalah Bintang
Contoh Kegiatan    :   1. Karya Anak
                                     2.  Suara Anak
                                     3.  Petualangan Anak

Minggu ke-4  
Sub Tema                : “Semua murid, Semua Guru
Contoh Kegiatan    :   1. Semua Murid, Semua Guru
                                     2.  Gotong Royong untuk Pendidikan dan Kebudayaan.
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/
4. Puncak rangkaian  peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 dilaksanakan pada hari Minggu, 29 Mei 2016 di Jakarta dengan melibatkan para komunitas pegiat pendidikan dan masyarakat.

5. Untuk lebih memupuk rasa patriotisme, selain mengadakan upacara bendera, panitia nasional peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 akan melakuka ziarah ke makam Ki Hadjar Dewantara di Yogyakarta. Berkenaan dengan itu dihimbau kiranya Gubernur dan Bupati/Walikota juga berkenan melakukan ziarah ke taman makam pahlawan di wilayah masing-masing.

6. Agar lebih memaknai Peringatan Hari Pendidikan Nasional, dihimbau kepada masing-masing institusi untuk melaksanakan kegiatan yang mendukung peningkatan mutu pendidikan sesuai dengan semangat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 ini dan untuk menyemarakannya diharapkan masing-masing institusi memasang sepanduk dengan tema tersebut di atas.  
http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/
Demikian Tentang
Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016, dari Kementerian Pendidikan Nasional. Agar setiap lembaga pendidikan khususnya lembaga PAUD dapat melaksanakan sesuai dengan lembaganya. terimakasih.

INILAH PRINSIP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI INDONESIA !!

Prinsip Penting PAUD, Prinsip PAUD, Anak PAUD, Sentra PAUD, Perkembangan PAUD
PAUD-AnakBermainBelajar---Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah suatu usaha sadar serta terencana yang dilakukan kepada anak dalam usia 0-6 tahun dengan pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu setiap tumbuh kembangnya baik jasmani maupun rohani, yang meliputi aspek Afektif, Kognitif dan psikomotorik, untuk mempersiapkan kesiapan mereka untuk menuju kejenjang kedewasaan dan menempuh pendidikan lebih lanjut.

Dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pada Pasal 1 butir 14 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diartikan sebagai :

"Suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut".

Mengingat pendidikan yang diberikan pada usia dini, pendidikan tersebut meletakkan suatu dasar pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.

Tujuan suatu pendidikan merupakan suatu upaya atau perencanaan yang dilakukan yang menjadikan suatu arahan serta pedoman dalam pelaksanaan pendidikan untuk menghasilakn generasi muda yang berkualitas. Sehingga pada pendidikan anak usia dini pun memuat tujuan-tujuan yang berupa :

Tujuan utama yaitu tujuan pendidikan untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan di masa dewasa.

Tujuan pendidikan untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah.

Dalam pelaksanaan pendidikan anak usia dini di Indonesia, sesuai dengan amanat Undang-undang khususnya
Dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, tentu saja perlu diperhatikannya prinsip-prinsip penting dari pendidikan anak pada usia dini agar tujuan serta rencana yang telah ditetapkan dapat berjalan dengan lancar. 

Adapun Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini adalah sebagai berikut:
  1. Berorientasi pada kebutuhan anak
  2. Kegiatan Pengembangan dilakukan melalui bermain
  3. Merangsang munculnya kreativitas dan pemikiran yang inovatif
  4. Menyediakan lingkungan yang mendukung proses pengembangan
  5. Mengembangkan kecakapan hidup anak
  6. Menggunakan berbagai sumber dan media pengembangan yang ada di lingkungan sekitar anak
  7. Dilaksanakan secara bertahap dengan mengacu pada prinsip perkembangan anak
  8. Rangsangan pendidikan mencakup semua aspek perkembangan.
Demikianlah tentang prinsip pendidikan anak Usia dini di Indonesia, sesuai dengan amanat undang-udang. Semoga bermanfaat. terimakasih  

PENGERTIAN KELOMPOK BERMAIN (KB) DALAM PAUD

TPA KB
Sekarang kita mendengar istilah Kober atau KB yang merupakan salah satu layanan dalam satuan atau program PAUD. Dalam Permendikbud  RI Nomor 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan anak Usia dini di jelaskan bahwa satuan atau program PAUD adalah layanan PAUD yang dilaksanakan pada suatu lembaga pendidikan dalam bentuk Taman Kanak-kanak (TK)/Raudatul Athfal (RA)/Bustanul Athfal (BA), Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), dan Satuan PAUD Sejenis (SPS).

Berdasarkan Permendikbud nomor 137 ini Kelompok Bermain (KB) jelas merupakan layanan dan program PAUD yang sangat penting. Kelompok Bermain (KB) adalah wadah pembinaan sebagai usaha kesejahteraan anak dengan mengutamakan kegiatan bermain dan menyelenggarakan pendidikan prasekolah bagi anak yang berusia sekurang-kurangnya 3 tahun sampai dengan memasuki pendidikan dasar (Direktorat PAUD, 2006). Selain itu, Kelompok Bermain adalah salah satu bentuk pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan nonformal (PAUD Nonformal) yang menyelenggarakan program pendidikan sekaligus program kesejahteraan bagi anak sejak lahir sampai dengan 6 tahun.

Anak usia dini adalah sosok individu yang sedang menjalani suatu proses perkembangan dengan pesat dan fundamental bagi kehidupan selanjutnya. Anak usia dini berada pada rentang usia 0-8 tahun (NAEYC, 1992). Anak pada masa usia 0-8 tahun ini mengalami masa yang cepat dalam rentang perkembangan hidup manusia. Pendidikan anak usia dini khususnya pada jenjang kelompok bermain dalam menyelenggarakan pendidikan memfokuskan pada peletakan dasar kearah pertumbuhan dan perkembangan fisik motorik kasar

dan motorik halus, kecerdasan dalam berpikir, mencipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual, kecerdasan sosial emosional atau kecerdasan sikap dan perilaku serta beragama, kecerdasan bahasa dan komunikasi sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini (wikipedia,org/wiki/pendidikan), dan sebaiknya kegiatan yang disediakan harus sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan setiap anak.

Pada kenyataannya, sebagian besar orang tua dan pendidik tidak memahami akan potensi luar biasa yang dimiliki oleh anak usia dini. Kondisi itu disebabkan oleh keterbatasan orang tua dan pendidik akan pengetahuan dan informasi yang berkaitan dengan pengasuhan dan perlindungan pada anak usia dini. Keterbatasan itu pada akhirnya mengakibatkan multipotensi dan multikecerdasan yang dimiliki oleh anak tidak dapat berkembang dengan optimal.


Sumber:
- Permendikbud RI Nomor 137 Tahun 2014
- http://id.wikipedia,org/wiki/pendidikan
- http://www.pikiran-rakyat.com/

LIRIK LAGU GO GREEN - SUPER SEVEN - UNTUK PENTAS DANCE ANAK PAUD

PAUD--Anakbermainbelajar--Lirik Lagu "Go Green" yang populer sejak tahun 2012 ini, seolah menjadi lagu wajib Yang sering dibawakan jika ada kegiatan pentas Anak PAUD dan TK. Lagu "Go Green" dari Super Seven ini mengisahkan dan menghimbau kita untuk mencintai bumi kita yang hijau sebagai ciptaan Tuhan. Cocok sekali untuk penanaman cinta alam menuju bumi hijau dan indonesia Hijau, dalam tema cinta alam sekitar. Dipopulerkan sejak 2012 oleh Kids Fest-super Seven. Lagu ini ada di dalam album The Adventure yang didistribusikan oleh label Keci Music Indonesia. Nah buat yang belum hapal lagunya berikut ini Admint tulis lagi lirik lagunya biar nanti persiapan latihan buat pentasnya bisa lancar ya... Ayo "Go Green"..

LIRIK LAGU GO GREEN - SUPER SEVEN

Ayo kita maju, mari kita lakukan selalu (go green)
jangan pantang nyerah, kita memang yang harus memulai (go green, go green, go green)
demi masa depan agar negeri kita kan selalu (go green, go green)
jaga bumi ini kita harus bersihkan polusi (go green)

tanami kebunmu dengan rumah atap tanaman yang baru
bila habis mandi jangan lupa matikan keran airmu
bumi cuma satu, di sinilah rumahku juga rumahmu
ayo kawan-kawan kita menjaga ciptaan Tuhan

Ayo kita maju, mari kita lakukan selalu (go green, go green, go green)
jangan pantang nyerah, kita memang yang harus memulai (go green)

Jangan buang sampah di sembarang tempat agar tetap bersih (tetap bersih)
bawalah sendiri botol minuman untukmu dari rumah
bumi cuma satu, di sinilah rumahku juga rumahmu (rumahku rumahmu)
ayo kawan-kawan kita menjaga ciptaan Tuhan

Go green!

.. setulus cinta untuk bumi tercinta
satu hati untuk indonesia
kawan-kawan jangan lelah mencoba
jaga bumi ini tempat lahir kita
go green, go green, teriakkan bersama
biar seluruh dunia dengar suara kita
Tanami kebunmu dengan rumah atap tanaman yang baru (yang baru)
bila habis mandi jangan lupa matikan keran airmu
bumi cuma satu, di sinilah rumahku juga rumahmu (rumahku rumahmu)
ayo kawan-kawan kita menjaga ciptaan Tuhan (go green, go green)
kita menjaga ciptaan Tuhan (go green, go green)
kita memang yang harus memulai (go green, go green)
kita memang yang harus memulai (go green, go green)
kita menjaga ciptaan Tuhan.

* * *
Lirik Lagu Go Green
Penyanyi Super Seven-Kids Fast
Kategori Lagu Anak-Pop
Tahun Rilis-2012
Produksi/label Keci Music
 
Lihat Dance Anak PAUD Keren lucu "Go Green".. BERIKUT INI 


GAMBAR-GAMBAR CONTOH PENGELOLAAN KELAS YANG BAIK, MENARIK DAN INDAH

PAUD-Anakbermainbelajar---Bunda-ayah, guru dan pendidik PAUD sekalian, dalam kegiatan pengelolaan kelas di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) banyak hal-hal penting yang harus diperhatikan. Diantanya adalah faktor kerapian, estetika dan keindahan. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan pengelolaan kelas yang maksimal agar proses pembelajaran berlangsung efektif dan efesien. Berikut ini beberapa contoh gambar, contoh penataan PAUD dan pengelolaan kelas yang menarik. Gambar dan foto ini sebagian besar adalah gambar-foto dari lembaga PAUD yang sudah maju, yang dapat memberikan kegiatan pembelajaran PAUD yang sangat bermutu. Semoga contoh gambar ini mungkin dapat diterapkan di lembaga PAUD bunda di sana. Langsung disimak saja ya bunda gambar-gambar dibawah ini :

































Sumber Gambar:
- Google Ficture, Google Taken
- Facebook
- Schoolship. com
- Koleksi pribadi