Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah
Guru yang memiliki wawasan pengetahuan, keterampilan dan kreativitas dalam meramu strategi cenderung mampu mengeliminasi penghambat keberhasilan belajar. Sikap profesional guru yang tercermin oleh kompetensi guru perlu dipersiapkan dan ditingkatkan terus menerus. Begitu pula halnya dengan pendidikan pada anak usia dini (PAUD) yang semakin dituntut untuk semakin berkualitas. Hal ini sejalan dengan kebijakan kementrian pendidikan nasional. Percepatan dan perluasan layanan pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu kebijakan strategis yang digulirkan Kementrian Pendidikan Nasional. Sejalan dengan kebijakan tersebut, penambahan dan peningkatan kompetensi dan kapasitas pendidik PAUD menjadi tuntutan yang tidak dapat diabaikan.
Hal ini merupakan tantangan bagi seorang penilik sebagai pengendali mutu sehingga fungsi dan kinerja penilik merupakan salah satu komponen yang memiliki kontribusi positif dalam peningkatan kualitas pendidikan pada program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Menurut Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi nomor 14 tahun 2010. Penilik memiliki tugas utama melakukan kegiatan pengendalian mutu dan evaluasi dampak program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan kesetaraan dan keaksaraan, serta kursus pada jalur pendidikan Non formal dan Informal (PNFI).
Berdasarkan ketentuan tersebut tugas penilik di era sekarang menjadi lebih berat, penilik harus mampu memotret mutu satuan pendidikan non formal dan informal dan bahkan mampu melakukan pengendalian mutu yang dilakukan dengan cara : (1) perencanaan program pengendalian mutu PNFI; (2) Pelaksanaan pemantauan program PNFI; (3) Pelaksanaan Penilaian Program PNFI; (4) Pelaksanaan Pembimbingan dan pembinaan kepada pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan PNFI; dan (5) penyusunan laporan hasil pengendalian mutu PNFI. Tugas-tugas tersebut menuntut kompetensi penilik sebagai seorang evaluator sekaligus supervisor dan juga pembimbing.
Akhmad Solihin 08.50.00 PAUD Anakbermainbelajar Indonesia
Strategi Icare di PKG PAUD
PAUD_Aanak-bermainbelajar---Pedoman dan Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum 2013 terbaru tahun 2022
Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah
Download dan unduh Panduan Disini !!
Akhmad Solihin 16.52.00 PAUD Anakbermainbelajar Indonesia
PANDUAN PEMBELAJARAN DAN ASESMEN KURIKULUM 2013 PAUD
PAUD-Anakbermainbelajar----Dalam perkembangan terakhir pendidikan kita khususnya di masa-masa pandemi, di akhir tahun 2021 dunia pendidikan di Indonesia telah dihebohkan dengan diterapkannya kurikulum baru untuk tahun 2022, yang disebut-sebut dengan nama kurikulum prototipe 2022. Banyak yang menyangka kurikulum ini mendadak sifatnya, tetapi, kenyataannya kurikulum ini memang telah cukup lama dipersiapkan dari beberapa tahun yang lalu, yang mana kurikulum ini untuk diimplementasikan pada program sekolah penggerak.
Untuk level Taman Kanak-kanak (TK) dan PAUD. Pada pendekatan pembelajaran yang awalnya berbasis tema pada kurikulum 2013 berubah menjadi fokus literasi (buku yang digemari anak-anak) pada kurikulum prototipe 2022.
Berikut bahan belajar dan buku panduan untuk guru dalam kegiatan Belajar dan bermain berbasis buku. Buku Panduan Guru Belajar dan Bermain Berbasis Buku untuk Satuan PAUD ini adalah petunjuk praktis untuk guru dalam memanfaatkan buku sebagai sumber belajar dan bermain bersama anak. Buku ini memandu guru secara sistematis dan menyenangkan dalam menghadirkan buku pada keseharian anak.
Pada buku tersebut terdapat beberapa gambar penanda sebagai berikut untuk mewakili capaian pembelajaran yang diturunkan menjadi tujuan pembelajaran untuk masing-masing kegiatan belajar dan bermain berbasis buku.
Download Buku Panduan Guru Belajar dan Bermain Berbasis Buku di sini !!
Disarankan mendownload menggunakan Komputer PC atau laptop.....
BUKU PANDUAN BELAJAR DAN BERMAIN BERBASIS BUKU PAUD KURIKULUM PROTOTIPE 2022
PAUD-Anakbermainbelajar----Menghadapi persiapan untuk pemulihan pembelajaran setelah pandemi, Kemdikbudristek mengelurkan acuan untuk kurikulum terkait pemulihan pembelajaran setelah pandemi. Riset menunjukan bahwa pandemi (Covid 19) menimbulkan kehilangan pembelajaran (learningn loss) literasi dan numerisasi yang signifikan.
Sebagai bagian dari mitigasi learning loss, sekolah diberi opsi untuk menggunakan kurikulum yang disederhanakan agar dapat berfokus pada penguatan karakter dan kompetensi mendasar.
Siswa dan peserta didik pengguna Kurikulum Darurat mendapat capaian belajar yang lebih baik daripada pengguna Kurikulum 2013 secara penuh, terlepas dari latar belakang sosio-ekonominya.
Kurikulum Darurat efektif memitigasi learning loss karena membantu guru untuk fokus pada materi esensial dan menerapkan pembelajaran yang lebih mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi dasar.

Baca selengkapnya tetang Kebijakan Kurikulum untuk pemulihan setelah pandemi dari Kemdikbudristek di sini !!.
KEBIJAKAN KURIKULUM PAUD UNTUK PEMULIHAN PEMBELAJARAN SETELAH PANDEMI
PAUD-Anakbermainbelajar----Cara Penulisan Laporan Perkembangan Anak Selama Pandemi Covid 19. Panduan menulis laporan baik untuk anak PAUD,TK-RA maupun anak yang belajar dirumah dibawah bimbingan orang tuanya.
Pengertian Penilaian Selama Pandemi Covid 19
Penilaian merupakan proses pengukuran hasil kegiatan belajar anak. Pengukuran dilakukan berdasarkan hasil pengamatan perilaku dan karya yang dibuat anak. Pengamatan yang dilakukan harus bersifat autentik, yaitu sesuai dengan fakta yang sesungguhnya. Penilaian hasil kegiatan belajar anak harus terukur, berkelanjutan, dan menyeluruh mencakup pertumbuhan dan perkembangan yang telah dicapai oleh anak selama kurun waktu tertentu.
Siapa yang melakukan Penilaian ?
Karena proses pembelajaran selama masa pandemi dilakukan di rumah, orang tua akan membantu guru dalam mengamati pertumbuhan dan perkembangan anak. Orang tua mengamati berbagai aktivitas anak di rumah melalui pengamatan terhadap segala hal yang dilakukan anak ataupun diucapkan anak, termasuk ekspresi wajah, gerakan, dan karya anak, baik di halaman rumah, di ruang keluarga, di dapur, kamar mandi, maupun di tempat tidur. Dalam hal ini orang tua hanya mengamati dan merekam proses belajar anak ke dalam bentuk video atau memfoto hasil karya anak yang kemudian disampaikan kepada guru melalui media daring (online) seperti Whatsapp atau e-mail. Selain itu, orang tua juga perlu mengamati pertumbuhan fisik anak, seperti mengukur berat tubuh, tinggi badan/panjang badan, dan lingkar kepala.
Mengapa Perlu Melakukan Penilaian ?
Dengan melakukan penilaian, guru dan orang tua dapat mengetahui perkembangan belajar anak, mengamati hal-hal apa saja yang anak tahu, apa saja yang anak bisa, dan apa saja yang menjadi kebiasaan anak. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut guru dapat merancang program pembelajaran sesuai dengan minat, kekuatan, dan kebutuhan anak. Program pembelajaran yang direncanakan dan disusun sesuai dengan profil perkembangan anak akan menstimulasi potensi anak menjadi anak yang kompeten. Anak akan menjadi semakin tahu, semakin bisa, dan semakin memiliki kebiasaan yang baik.
Cara Penulisan Laporan Prkembangan Anak Selama Pandemi Covid 19
1. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami, dengan kalimat positif dan santun.
2. Memberikan informasi tentang tingkat pencapaian dan perkembangan hasil belajar anak secara nyata (bersumber pada data otentik, berdasarkan fakta).
3. Isi laporan menggambarkan kemajuan perkembangan anak yang telah mencapai BSH dan BSB di setiap indikator pada kompetensi dasar program pengembangan.
4. Memberikan rekomendasi yang dapat dilakukan orang tua untuk mengembangkan kemampuan anak yang indikator perkembangannya masih dalam BB dan MB.
5. Laporan bersifat personal (individual) yang menggambarkan perilaku anak sebagai individu
Tips Mudah menuliskan Narasi Di Laporan Perkembangan Anak:
1. Berikan pengantar pada paragraf PENDAHULUAN. Tuliskan hal-hal umum tentang anak (misalnya kehadiran, dan kepibadian anak).
2. Tuliskan 6 program pengembangan (nilai agama & moral, fisik motorik, sosial emosional, bahasa, kognitif dan seni). Dalam tiap program pengembangan tuliskan kompetensi dasar dan indikator yang menjadi capaian hasil belajar anak. Apabila ada fakta-fakta dari Video atau hasil karya, tulislah untuk membuktikan kompetensi anak tersebut. Jika memiliki foto, lampirkanlah…. !
3. Berikanlah rekomendasi pada kemampuan kemampuan anak yang masih memerlukan perhatian orangtua dan guru, sehingga dapat ditingkatkan pada semester berikutnya.
Selengkapnya Baca Penilaian Perkembangan anak Selama BDR di sini !!
Sumber : Direktorat PAUD Kemdikbud 2020.
Akhmad Solihin 04.36.00 PAUD Anakbermainbelajar Indonesia
TATA CARA PENULISAN LAPORAN PERKEMBANGAN ANAK SELAMA PANDEMI COVID 19
PAUD-Anakbermainbelajar----Seperti kita ketahui bersama Pandemi Covid-19 menyebabkan kegiatan pembelajaran di lembaga PAUD harus dilakukan di rumah. Kegiatan pembelajaran di rumah, yang disebut juga belajar Berbasis Home Learning dilakukan sepanjang masih terjadinya Pandemi Covid-19. Ada beberapa daerah yang telah memperpanjang kegiatan belajar di rumah bagi sekolah-sekolah yang termasuk dalam Zona Merah Covid-19. Semakin panjangnya masa kegiatan home learning tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah dan komponen yang terkait di dalamnya untuk melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dalam Jaringan (Daring). Karena pembelajaran jarak jauh (Daring) membutuhkan berbagai macam pertimbangan. Salah satunya adalah bagaimana menciptakan pembelajaran jarak jauh yang kreatif, inovatif dan inspiratif di tengah-tengah serba keterbatasan dan hambatan karena pandemi covid-19 ini.
A. Pentingnya Bermain
B. Apa itu Alat Main?
C. Mengapa Alat Main Penting Bagi Anak?
D. Apa Manfaat Alat Main?
E. Seperti Apa Alat Main di Rumah?
F. Dimana Aku Bisa Bermain?
1. Dapur Tempat Bermainku
2. Aku Bisa Bermain di Ruang Makan
3. Asyik Bermain di Ruang Keluarga
4. Ayo Menjelajahi Kamar Mandi
5. Halaman Rumah, Tempat Aku Bereksplorasi
6. Kegiatan Bermain di Kamar Tidur
G. Tips Praktis Untuk Orangtua]
H. Contoh Kegiatan Bermain Di Rumah.
Untuk materi Panduan belajar dalam jaringan "Penilaian Perkembangan Anak Selama Belajar dari Rumah" selengkapnya dapat di Download di sini !!
Pentingnya Bermain Bagi Anak Usia Dini (Download File !! Link)
Bermain Bahasa di Rumah (Download File !! Link)
Bermain Matematika yang menyenangkan dengan anak di rumah (Download File !! Link)
Bermain Musik dan Gerak (Download File !! Link)
Bermain Sains (Download File !! Link)
Bermain Seni Kriya (Download File !! Link)
Mengenal Dukungan Psikologi Awal (DPA) Bagi orang Tua Anak Usia Dini (Download File !! Link)
Media Daring (Tutorial Webex Zoom, dan Google Drive) (Download File !! Link)
Membangun Komunikasi Positif Antara Guru PAUD dengan Orang Tua Murid Pada Saat Penerapan Kebijakan Belajar Dari Rumah. (Download File !! Link)
Pengasuhan Positif (Download File !! Link)
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (Download File !! Link)
Penilaian Perkembangan Anak Selama Belajar dari Rumah (Download File !! Link).
Demikian Panduan Belajar dalam Jaringan dengan judul Pentingnya Bermain Bagi Anak Usia Dini, semoga bermanfaat. Terimakasih sudah berkujung diblog paud-anakbermainbelajar ini. Sukses selalu.
Sumber Bahan :
Direktorat PAUD Kemdikbud (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan) Tahun 2020.
PANDUAN BELAJAR DALAM JARINGAN (MEDIA DARING)
PAUD-Anakbermainbelajar----Seperti kita ketahui bersama Pandemi Covid-19 menyebabkan kegiatan pembelajaran di lembaga PAUD harus dilakukan di rumah. Kegiatan pembelajaran di rumah, yang disebut juga belajar Berbasis Home Learning dilakukan sepanjang masih terjadinya Pandemi Covid-19. Ada beberapa daerah yang telah memperpanjang kegiatan belajar di rumah bagi sekolah-sekolah yang termasuk dalam Zona Merah Covid-19. Semakin panjangnya masa kegiatan home learning tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah dan komponen yang terkait di dalamnya untuk melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dalam Jaringan (Daring). Karena pembelajaran jarak jauh (Daring) membutuhkan berbagai macam pertimbangan. Salah satunya adalah bagaimana menciptakan pembelajaran jarak jauh yang kreatif, inovatif dan inspiratif di tengah-tengah serba keterbatasan dan hambatan karena pandemi covid-19 ini.
- Apa yang dimaksud Perencanaan
- Siapa yang menyusun Perencanaan
- Mengapa Guru perlu menyusun Perencanaan
- kapan Guru Perlu Menyusun Perencanaan
- Perencanaan Apa yang Harus Disusun Oleh Guru
- Apa Yang harus diperhatikan oleh guru sebelum menyusun RPPM
- Bagaimana Cara Menyusun RPPM ?
Untuk materi Panduan belajar dalam jaringan "Penilaian Perkembangan Anak Selama Belajar dari Rumah" selengkapnya dapat di Download di sini !!
Pentingnya Bermain Bagi Anak Usia Dini (Download File !! Link)
Bermain Bahasa di Rumah (Download File !! Link)
Bermain Matematika yang menyenangkan dengan anak di rumah (Download File !! Link)
Bermain Musik dan Gerak (Download File !! Link)
Bermain Sains (Download File !! Link)
Bermain Seni Kriya (Download File !! Link)
Mengenal Dukungan Psikologi Awal (DPA) Bagi orang Tua Anak Usia Dini (Download File !! Link)
Media Daring (Tutorial Webex Zoom, dan Google Drive) (Download File !! Link)
Membangun Komunikasi Positif Antara Guru PAUD dengan Orang Tua Murid Pada Saat Penerapan Kebijakan Belajar Dari Rumah. (Download File !! Link)
Pengasuhan Positif (Download File !! Link)
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (Download File !! Link)
Penilaian Perkembangan Anak Selama Belajar dari Rumah (Download File !! Link).
Demikian Panduan Belajar dalam Jaringan dengan judul Pentingnya Bermain Bagi Anak Usia Dini, semoga bermanfaat. Terimakasih sudah berkujung diblog paud-anakbermainbelajar ini. Sukses selalu.
Sumber Bahan :
Direktorat PAUD Kemdikbud (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan) Tahun 2020.
PANDUAN BELAJAR DALAM JARINGAN (PENILAIAN PERKEMBANGAN ANAK SELAMA BELAJAR DARI RUMAH)
PAUD-Anakbermainbelajar----Seperti kita ketahui bersama Pandemi Covid-19 menyebabkan kegiatan pembelajaran di lembaga PAUD harus dilakukan di rumah. Kegiatan pembelajaran di rumah, yang disebut juga belajar Berbasis Home Learning dilakukan sepanjang masih terjadinya Pandemi Covid-19. Ada beberapa daerah yang telah memperpanjang kegiatan belajar di rumah bagi sekolah-sekolah yang termasuk dalam Zona Merah Covid-19. Semakin panjangnya masa kegiatan home learning tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah dan komponen yang terkait di dalamnya untuk melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dalam Jaringan (Daring). Karena pembelajaran jarak jauh (Daring) membutuhkan berbagai macam pertimbangan. Salah satunya adalah bagaimana menciptakan pembelajaran jarak jauh yang kreatif, inovatif dan inspiratif di tengah-tengah serba keterbatasan dan hambatan karena pandemi covid-19 ini.

- Apa yang dimaksud Perencanaan
- Siapa yang menyusun Perencanaan
- Mengapa Guru perlu menyusun Perencanaan
- kapan Guru Perlu Menyusun Perencanaan
- Perencanaan Apa yang Harus Disusun Oleh Guru
- Apa Yang harus diperhatikan oleh guru sebelum menyusun RPPM
- Bagaimana Cara Menyusun RPPM ?
Untuk materi Panduan belajar dalam jaringan "Rencana Pelaksanaan Pembelajaran" selengkapnya dapat di Download di sini !!
Pentingnya Bermain Bagi Anak Usia Dini (Download File !! Link)
Bermain Bahasa di Rumah (Download File !! Link)
Bermain Matematika yang menyenangkan dengan anak di rumah (Download File !! Link)
Bermain Musik dan Gerak (Download File !! Link)
Bermain Sains (Download File !! Link)
Bermain Seni Kriya (Download File !! Link)
Mengenal Dukungan Psikologi Awal (DPA) Bagi orang Tua Anak Usia Dini (Download File !! Link)
Media Daring (Tutorial Webex Zoom, dan Google Drive) (Download File !! Link)
Membangun Komunikasi Positif Antara Guru PAUD dengan Orang Tua Murid Pada Saat Penerapan Kebijakan Belajar Dari Rumah. (Download File !! Link)
Pengasuhan Positif (Download File !! Link)
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (Download File !! Link)
Penilaian Perkembangan Anak Selama Belajar dari Rumah (Download File !! Link).
Demikian Panduan Belajar dalam Jaringan dengan judul Pentingnya Bermain Bagi Anak Usia Dini, semoga bermanfaat. Terimakasih sudah berkujung diblog paud-anakbermainbelajar ini. Sukses selalu.
Sumber Bahan :
Direktorat PAUD Kemdikbud (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan) Tahun 2020.











